Blanakan Destination Guide

Blanakan Destination Guide
Salah satu buaya Muara biBlanakan
Salam Damai SahabatReferensi, kali ini Admin ingin berbagi informasi mengenai salah satu Blanakan - Subang"
tempat wisata yang terdapat dikabupaten Subang. Daerah ini dikenal akan penangkaran buayanya dan budaya ruwatnya, "
Blanakan adalah salah satu bagian dari kecamatan di Kota Subang, Blanakan merubakan pemekaran dari kecamatan Ciasem. 

SahabatReferensi, ketika Anda hendak mengunjungi penangkaran buaya di Blanakan, saran Admin bagi yang tidak suka akan aroma bau amis hendaknya membawa masker atau mengenakan pelindung hidung. Karena bau amisnya yang sangat menyengat.
Terdapat tempat pelelangan ikan dan banyak penjual ikan bakar dipinggir jalan menuju tempat penangkaran.
tentunya bagi Anda yang gemar akan masakan seafood, sangat tepat apabila Anda berkunjung ke tempat ini, ragam sajian dari hasil lautnya akan memanjakan Anda.

Seputar Penangkaran Buaya Blanakan

Blanakan Destination Guide
Penangkaran Buaya Blanakan
Penangkaran buaya jenis buaya muara yang dikelola oleh Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten.
Kawasan penangkaran buaya ini memiliki areal total 8 Ha dengan sejumlah kolam dan areal hutan pesisir. Disini terdapat setidaknya 230 ekor buaya jantan dan betina lengkap dengan habitat lingkungannya. Diantara buaya-buaya itu ada satu buaya yang menjadi maskot untuk menarik para pengunjung dengan "atraksi" nya dan juga karena memang ukuran nya yang super besar di banding buaya lainnya, pengelola menamainya si "Baron". Selain suguhan atraksi buaya, pengelola juga menyajikan kuliner laut khas blanakan, yaitu ikan bakar etong, cumi dan kepiting, yang di sajikan di warung-warung yang tertata rapi. Wisatawan juga dapat menyusuri pesisir laut blanakan sampai dengan patimban dengan menggunakan jasa penyewaan kapal boat atau berjalan kaki menyusuri hutan mangrove.

Budaya Ruat Laut

Blanakan Destination Guide
Perjalanan menuju pusat acara ruat
Tradisi yang dilaksanakan setiap setahun sekali sebagai wujud rasa syukur dan pengharapan atas hasil laut serta keselamatan yang diperoleh para nelayan. Biasanya berlangsung sepekan dan di ikuti oleh ratusan nelayan. Puncak acara berupa pelepasan dongdang, miniatur perahu berisi aneka makanan tradisional serta kepala dan darah kerbau, di perairan laut Jawa. 
Sekitar satu kilometer selepas muara Blanakan, dongdang dilepaskan. Ratusan nelayan yang menumpang perahu-perahu pun terjun dan berenang untuk memperebutkan isi dongdang. Mereka percaya bahwa darah kerbau serta barang-barangyang ada di dongdang membawa berkah bagi usaha melautnya.


Faslitas dan Tarif

Terminal perahu, areal parkir, arena bermain anak, warung-warung makanan.
Tarif masuk Rp 4000/0rang

Aksebilitas menuju Blanakan 

SahabatReferensi, jalan menuju lokasi ini beraspal, sehingga pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi roda 2 atau roda 4, ataupun menggunakan kendaraan umum. Adapun waktu tempuh dari kota Subang sekitar 60 menit, dari Bandung sekitar 2,5 jam dan dari Jakarta via Pantura sekitar 3 jam.

SalamAdmin #01

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Posts